Penyetel Ketukan Binaural & Gelombang Otak

Selaraskan gelombang otak dengan frekuensi binaural Delta, Theta, Alpha, dan Gamma 40 Hz yang dapat disesuaikan.

2 HzKetukan Delta · frekuensi pembawa 200 Hz

Headphone stereo diperlukan—setiap telinga membutuhkan frekuensinya sendiri.

Kondisi gelombang otak
Frekuensi pembawa
200 Hz

Nada dasar yang diterima kedua telinga. Nada lebih rendah terasa lebih lembut menjelang tidur.

Volume
50%

Nada solfeggio dan lanskap suara di ponsel Anda

Momental menawarkan 60+ lanskap suara ambien dan nada penyembuhan untuk didengarkan menjelang tidur.

Unduh Momental

Cara menggunakan generator ketukan binaural

  1. 1

    Kenakan headphone stereo. Ketukan binaural tidak terbentuk di udara—setiap telinga harus menerima nadanya sendiri. Melalui speaker, atau jika hanya satu earbud dipakai, efeknya hilang sepenuhnya.

  2. 2

    Pilih kondisi yang Anda inginkan. Delta untuk terlelap, theta untuk bersantai atau bermeditasi, alpha untuk fokus tenang, beta untuk bekerja, dan gamma untuk tugas mental yang menuntut.

  3. 3

    Turunkan frekuensi pembawa pada malam hari. Frekuensi pembawa adalah nada dasar di bawah ketukan. Sekitar 100–200 Hz terdengar lembut dan nyaman untuk terlelap; frekuensi pembawa yang lebih tinggi terdengar lebih terang dan membuat Anda lebih waspada.

  4. 4

    Atur volume secukupnya hingga terdengar. Ketukan berupa denyut lambat, bukan suara tersendiri. Volume rendah sudah cukup—memperbesarnya menambah kelelahan, bukan efeknya.

  5. 5

    Beri waktu 10 hingga 20 menit. Penyelarasan berlangsung bertahap. Dengarkan setidaknya sepuluh menit dengan mata tertutup dan biarkan napas menjadi tenang, alih-alih terus memeriksa apakah efeknya sudah terasa.

Cara kerja ketukan binaural

Putar 200 Hz ke satu telinga dan 202 Hz ke telinga lainnya. Kedua telinga tidak mendengar suara 2 Hz—batang otaklah yang memprosesnya. Perbedaan antara kedua saluran ditafsirkan sebagai denyut lambat, dan ketukan yang dirasakan itulah asal nama teknik ini.

Gagasan penyelarasan adalah bahwa aktivitas saraf perlahan mengikuti ritme rangsangan yang stabil. Buktinya beragam dan efeknya terbatas, jadi gunakan ketukan binaural sebagai bantuan relaksasi yang paling cocok dipadukan dengan waktu tidur teratur, bukan sebagai terapi tidur tersendiri.

Hindari ketukan binaural jika Anda memiliki epilepsi atau gangguan kejang lainnya, dan hentikan jika sesi membuat Anda sakit kepala atau merasa terlalu terjaga.